sistem
kerja

FLAC terbagi atas dua sistem kerja yaitu; kepengurusan operasional aktif dan keputusan operasional non-aktif.

Pembagian sistem ini didasari atas faktor kinerja kepengurusan yang perlu bergerak mandiri tanpa campur tangan pihak lain, oleh karena itu kepengurusan operasional aktif akan berperan penuh dalam memandu FLAC selama satu periode.

Akan tetapi dalam suatu kasus diperlukan suatu keputusan yang bersifat menyeluruh sehingga perlu adanya masukan eksternal, terutama dari kepengurusan sebelumnya. Hal ini diperlukan sebelum terlaksananya musyawarah tertinggi FLAC yang akan merubah atau memutuskan kebijakan FLAC ke arah yang berbeda.

Dalam keadaan normal, sistem kerja ini tidak akan mengganggu bagaimana kepengurusan aktif dalam bekerja, selain itu sistem ini memungkinkan adanya kinerja mandiri dengan adanya masukan dari alumni pada saat yang diperlukan.

Dalam kepengurusan operasional aktif, FLAC terbagi atas 4 unit khusus

Unit umum, dipimpin oleh seorang wakil direktur 1 yang bertugas untuk mengatur pengelolaan umum melibatkan anggota secara keseluruhan dalam bidang bahasa dan budaya asing.

Unit finansial, dipimpin oleh seorang wakil direktur 2 yang bertugas mengatur pengelolaan finansial melibatkan masuk dan keluarnya keuangan organisasi.

Unit informasi, dipimpin oleh seorang wakil direktur 3 yang bertugas mengatur pengelolaan informasi melibatkan media daring ataupun fisik.

Unit Kesekretarisan, dipimpin oleh seorang kepala jajaran sekretaris yang bertugas mengelola urusan administrasi organisasi internal dan eksternal.